Seorang anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, kembali menyatakan bahwa al-Quran adalah “buku fasis”, sejenis buku “Mein Kampf” Hitler. Pernyataan ini sebenarnya adalah penegasan ulang atas apa yang sudah pernah dia nyatakan beberapa bulan lalu di Koran De Volkskrant. Menurut Wilders, seperti halnya “Mein Kampf”, Al-Qur’an juga sepatutnya dilarang beredar di tengah masyarakat. Alasannya? Karena ia menyuruh pengikutnya untuk membunuh “membunuh, menindas, menyiksa dan mengucilkan orang kafir, memukul dan memperkosa perempuan serta mendirikan negara Islam dengan kekerasan”.
Ini memang bukan pertama kalinya kita mendengar sarkasme seperti ini, meskipun semoga saja ini adalah yang terakhir kalinya. Tapi, hal menarik yang patut kita perhatikan adalah hakikat orang-orang Eropa, yang selama ini kita kira toleran dan pluralis, ternyata tidak kalah dibanding orang-orang AS yang selama ini sudah kita kenal arogan, agresif, dan ofensif.
Ada apa dengan peradaban Barat? Apakah kiranya mereka sudah berfirasat bahwa masa hidup peradaban mereka sudah terancam, menjelang detik-detik akhirnya, sehingga mission statement yang mereka utarakan semakin menampakkan kekalapan dan kegelisahan yang tidak menentu?
Sepertinya memang begitu, bukan?
sumber: www.aljazeera.net
6 Comments so far
Leave a comment
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Salam shalawat buat Mas Musa,
Sekedar tambahan info, pernyataan Geert Wilders itu di negeri Belanda sendiri dibanjiri dengan kritik keras dari politisi Belanda lainnya serta sejumlah pemimpin komunitas di Belanda semisal dari Menlu Partai Kristen Demokrat Maxine Verhagen yang mengatakan: “pernyataan Wilders telah melampaui batas-batas kesopanan”, karena kebebasan beragama sebagaimana halnya kebebasan berekspresi adalah dasar dari konstitusi Belanda, Wassalam.
Comment by Manikmata December 1, 2007 @ 10:18 amAssalamualikum Wr.Wb
Sungguh, saya selaku Umat Muslim yang setia kepada ajaran yang dibawakan oleh junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW sangat mengecam tindakan yang dilakukan oleh tuan Kafir Geert Wilders. Apakah tuan memang membenci ISLAM, dengan mengatakan ISLAM adalah agama yang mengajarkan kekerasan. Bukankah kakek nenek moyang anda yang orang Belanda dahulu menjajah Indonesia dengan kekerasan, menyiksa, dan membantai umat Islam di Indonesia.
Tahukah dahulu, Van Bosch selagi menjadi gubernur di Indonesia, menyiksa orang Indonesia yang tak bersalah dengan mempekerjakan mereka tanpa upah, dan merampas harta pribumi. Bukankah yang kejam itu bangsa anda BELANDA yang notabene agamanya KRISTEN, ATHEIS, dan YAHUDI. Jadi sangat jelas bahwa tidak benar ISLAM mengajarkan kekerasan, tetapi yang mengajarkan kekerasan adalah AGAMA ANDA.
Comment by Aziz Rizky Muharram April 1, 2008 @ 3:28 amtau tuh geert wilders. kacau ya! hehe. semoga diberi hidayah oleh Allah Swt. Amin
salam bakso enak lho!
Comment by bakso14045 April 2, 2008 @ 12:40 pmpa ustaz, setelah saya membaca kehidupan muslim di barat (amerika) dari buku jeffrey lang, saya agaknya berasumsi bahwa kesalahan pandangan orang2 barat juga dikarenakan andil para ‘Muslim’ yang sesat. Pandangan2 fasis, keras, fundamentalis dan ekstrimis di komunitas muslim di amerika dan barat sangat banyak.
Tapiii, saya juga pernah dengar (mudah2an) bahwa ISLAM justru akan mengalami ‘renaissance’ dari Barat. Insya allah….
Comment by ranrose April 3, 2008 @ 2:58 amwaduh,,,kacau ni si wilder,,,WILDERS GO TO HELL!!
Comment by epon April 3, 2008 @ 3:47 am[...] tidak hanya di Indonesia tetapi juga seluruh dunia. Film yang berdurasi 15 menit itu dibuat oleh Geert Wilders seorang politikus Belanda. Film yang diberi judul FITNA itu berisikan dokumentasi dari [...]
Pingback by Antara FITNA dan SCHISM « Inilah Jalanku April 17, 2008 @ 4:17 pm