Filed under: Berita & Analisis
Teriakan rakyat Iran yang menyuarakan “kemerdekaan, kebebasan, dan Republik Islam” 30 tahun yang lalu hingga kini masih terngiang-ngiang di telinga. Namun, teriakan yang menyuarakan impian dan harapan akan adanya kebebasan dan suasana demokratis di Iran masih juga belum terwujud. Demikian Situs Koran Kompas mengawali laporan tendensius mengenai perjalanan revolusi Islam Iran yang memasuki dekade keempat, Selasa, tanggal 10 Februari 2009.
Filed under: Berita & Analisis
Tiga belas tahun kemudian, tepatnya 6 November 1977, semua orang dikejutkan oleh kabar duka kematian Musthafa, putra sulung Imam Khomeini. Kematian yang sungguh misterius. Suatu ketika, Imam Khomeini menyebut Musthafa sebagai “cahaya mataku”. Dia memang dikenal sangat dekat dengan ayahnya, terutama sejak mereka sama-sama tinggal di pengasingan di Najaf, Irak. Tapi, saat kabar tragis ini disampaikan kepadanya, airmukanya tidak berubah. Tetap tenang dan tunak. Seperti sudah lama mendengarnya, Khomeini menanggapi berita itu dengan cara terbalik: “Kematian Musthafa adalah salah satu rahasia kebaikan Allah.” (more…)
Filed under: Sosial & Politik
Awal abad XX, Perusahaan Minyak Inggris-Iran (Anglo-Iranian Oil Company yang belakangan menjadi British Petroleum) menemukan ladang minyak di barat daya Iran, di wilayah Khuzistan. (more…)
Kuala Lumpur (ANTARA News) – Sebanyak 60 persen dari 1.499 berita Indonesia di enam surat kabar Malaysia, empat bahasa Melayu dan dua bahasa Inggris, merupakan berita negatif yang bisa mencemarkan citra Indonesia.





