EAST-LAM


Gerilyawan Houtsi: Saudi Pemicu Konflik Yaman Utara
August 28, 2009, 3:25 pm
Filed under: Berita & Analisis, Jurnal Pribadi, Sosial & Politik

Para pejuang Houtsi di Yaman dalam pernyataan persnya hari Jumat (28/08)  ini secara blak-blakan kembali menuduh Arab Saudi di balik serangan udara sebulan terakhir ini atas wilayah mereka yang berbatasan darat dengan Arab Saudi di Yaman Utara. Mereka memastikan bahwa Kerajaan Arab Saudi merasa panik akibat perkembangan Syiah di wilayah tersebut, terutama karena hal itu bisa memicu pembenrontakan minoritas Syiah di wilayah perbatasan Yaman Utara-Saudi.

Gerilyawan Syiah Zaidi yang lebih dikenal dengan kelompok Houtsi ini juga menunjukkan bukti-bukti audio-visual atas keterlibatan militer Suadi dalam serangan membabi buta ini. Setidaknya dua pesawat tempur Saudi ikut dalam serangan udara tentara Yaman atas markaz-markaz Houtsi di wilayah  al-Malahid.

Bentrokan sengit antara pasukan Yaman dan gerilyawan etnis Syiah Zaidi, terutama etnis Houtsi, ini sudah berlangsung hampir satu bulan silam. Ratusan orang gugur dari kedua belah pihak, dan ratusan ribu lainnya mengungsi dari wilayah-wilayah konflik.

Bentrokan militer antara pasukan Yaman dan gerilyawan Syiah ini terjadi secara berkala sejak 2004 silam. Pemicunya tak lain adalah insiden penangkapan pemimpin Syiah Abdul Malik Al-Houtsi oleh otoritas Yaman. Syaikh Al-Houtsi ditangkap setelah menyeru ratusan ribu pengikutnya turun ke jalan mengutuk AS, Israel dan Arab Saudi atas berbagai bencana di dunia Islam. Dia juga kemudian mengutuk Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, yang menjadi kaki tangan zionis dan Wahabi di Yaman.

Banyak pengamat Timur Tengah yang percaya bahwa bentrokan militer ini bakal berlarut-larut. Sebagian besar pengamat itu juga percaya bahwa serangan pasukan Yaman atas gerilyawan Houtsi justru akan memperkuat posisi mereka di mata publik yang kian benci terhadap pemerintah pusat. Apalagi gerilayawan Syiah ini berhasil membentuk opini publik bahwa mereka melawan Saudi Wahabi yang dikecam oleh sebagian terbesar penduduk Ahlus Sunnah di Yaman.

Jubir gerilyawan Houtsi, Yahya al-Houtsi, Jumat kemarin menegaskan bahwa pasukan Yaman dukungan Saudi takkan menang dalam konflik ini. Sebaliknya, dia mengingatkan kerajaan Saudi untuk segera menghentikan tindakan main api ini, karena bisa-bisa kerajaan mereka di Riyadh ikut terbakar.


5 Comments so far
Leave a comment

SAUDI LAGI..SAUDI LAGI…

Comment by ALI ALAYDRUS

semoga allah swt memberi kemenangan terhadap kebenaran, pasukan Almahdi akan muncul dari Yaman yg akan menguasai Najed setelah terbunuhnya raja (adullah)karena perebutan kekuasaan.

Comment by Haidar

rejim saudi,…. gak lama lagi umurmu.
sama seperti nasib sekutumu Amerika dan Zionis, begitu pula akhirmu.. penuh kehinaan dan kenistaan.

Comment by GANDUNG

Labayka Yaa Husain….

Comment by x x x

Bii wahabi…..

Comment by Nawa




Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>