Geopolitik Iran

Iran atau Persia adalah nama negeri terbesar ketujuh belas di dunia saat ini. Kata Iran berasal dari Ariya, yang bermakna “mulia”, “spiritual”, dan “tinggi”. Prasasti Darius Agung dan anaknya, Xerxes, yang terpahat di Persepolis merujuk pada Ariya dengan makna serupa.

Kekaisaran Persia kuno merentang dari Sungai Indus dan Oxus di Timur, sampai ke Laut Mediteranea di Barat, mencakup Anatolia (Turki zaman ini) dan Mesir. Inilah salah satu kekaisaran Timur terbesar sepanjang sejarah. Berbagai peradaban dengan segala kandungan dan ragamnya telah menempati kawasan ini. Mesopotamia (Irak sekarang) yang menjadi awal sejarah manusia dan Iran telah dihuni oleh manusia kurang lebih sepuluh ribu tahun silam.

Salah satu kota di pesisir Anatolia, Miletus, diperintah oleh penguasa kejam Yunani bernama Aristagoras. Aristagoras memberontak terhadap Persia. Dia memancing penduduk Athena untuk melancarkan serangan atas Persia, yang akhirnya berujung dengan penjarahan dan pembakaran kota Sardis. Perusakan ini memicu perang beruntun antara Yunani dan Persia, termasuk Perang Thermopylae. Tonton film “300”.

Iran berada di persimpangan Timur Tengah, Asia Barat dan Kaukasus, dengan luas wilayah yang setara dengan Inggris, Perancis, Spanyol dan Jerman digabung menjadi satu. Bagian utara Iran bertetangga dengan Armenia, Azerbaijan, Turkmenistan, bagian timurnya bersebelahan dengan Afganistan dan Pakistan, sedangkan sebagian besar sayap baratnya berimpitan dengan Irak dan sebagian kecilnya dengan Turki.

Teluk Persia menjulur di barat daya Asia di antara Iran dan Jazirah Arab. Di sisi Jazirah Arab, teluk ini mencakup Kuwait, Saudi Arabia, Bahrain, Oman, Qatar dan Uni Emirat Arab. Setelah Revolusi Islam Iran tahun 1979, komunitas Arab menyebut teluk ini dengan Teluk Arab—provokasi yang sebelumnya tidak mungkin berani mereka lakukan saat di bawah kekuasaan Syah. Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, sesuatu yang bisa diibaratkan dengan lengan Samudera Hindia. Teluk ini sendiri memiliki panjang 800 kilometer dan lebar rata-rata 200 kilometer. Bagian terdalam teluk ini hanya 90 meter.

Letak Iran di pusat Eurasia inilah yang selama ribuan tahun menjadikan Iran bagaikan menara pengintai sekaligus benteng pertahanan Timur ataupun Barat. Setiap kali suatu kekuatan dari Barat hendak menyerang belahan Timur atau sebaliknya, maka ia akan menjadikan Iran sebagai garis depan. Bentuk Iran di peta dunia saat ini mirip kucing yang bersiap menyergap. Mukanya menghadap ke Barat dan punggungnya membelakangi Timur. Bagian hidung ada di Turki, mata di Irak, kedua tangan yang siap menerkam di Teluk Persia, punggung di Turkmanistan, buntut di Afganistan dan kaki di Pakistan.

Kalau mengikuti pola berpikir Karl Haushofer tentang Wehrgeopolitik, posisi geografis yang sedemikian ini menjadikan Iran sebagai daerah rawan gesekan. Kekuatan besar dari Timur maupun Barat biasanya saling gertak atau paling tidak saling intai di pekarangan Iran. Kenyataan geopolitik ini membuat bangsa Iran selama berabad-abad menjadi saksi berbagai perang besar sekaligus terlibat dalam banyak peperangan.

Namun, pada sisi lain, Iran juga menjadi buaian berbagai peradaban manusia. Islam adalah peradaban terakhir dan terbesar yang menetap tanah. Dari negeri inilah kita mengenal tasawuf, filsafat, astronomi, tafsir, hadis, gramatika bahasa Arab dan lain sebagainya. Di antara pemikir Muslim asal Iran yang terkenal adalah al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina, al-Khawarizmi, al-Razi, al-Ghazali, Athhar, Jalaluddin Rumi, al-Thusi dan banyak lagi.

Di era petrodolar ini, posisi penting Iran terutama datang dari pasokan besar minyaknya, dan teretori perairannya yang berbatasan dengan jalur distribusi minyak Timur Tengah menuju ke negeri-negeri Eropa Barat dan Amerika Serikat.

2 thoughts on “Geopolitik Iran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s