Tak Ada Tembok Cina di Israel

china-great-wall-of-china.jpg

Beberapa hari lalu, seorang teman menelpon saya. “Cepat lihat Metro TV,” katanya tergopoh-gopoh. Belum sempat saya tanyakan lebih jauh, telpon telah dia putus. Saya segera menyalakan layar tv dan menonton Metro. Ternyata ada acara berjudul Eas-West Connection—atau kurang lebih seperti itulah. Saya tidak ingat persis siapa saja yang hadir dalam ruangan, tapi yang jelas acara itu merupakan hasil kolaborasi MetroTV (Jakarta) dan VOA (Amerika). Pemandu dari Metro tak lain dari Najwa Shahab (atau Shihab?). Di kanannya ada Prof. Amien Rais dan di kininya ada Azyumardi Azra. Sementara nama pemandu dan panelis di seberang Atlantik tidak ada yang saya ingat.

Waktu saya mulai menonton, giliran Amien Rais mendapat pertanyaan dari Najwa, “Mengapa AS begitu dibenci di dunia Muslim, termasuk di Indonesia?” “Selagi Bush masih berkuasa, saya rasa sulit citra AS bisa pulih di dunia Islam,” jawab sang Rais. Kemudian Najwa menyodorkan hasil jajak pendapat yang mendukung amatan Amien.

Acara berjalan membosankan sampai muncul kejutan terbesar buat saya. Mungkin saya salah paham, tapi jelas saya tidak salah dengar. Tiba-tiba seseorang yang tidak asing lagi bagi saya tiba2 melontarkan hal2 aneh. Hampir2 saja saya pikir dia alien dari planet Mars. Katanya, “Mengapa Barat dan Islam tidak bersatu untuk melawan hegemoni Cina? Islam pada dasarnya adalah agama Barat, seperti halnya Yahudi dan Kristen.”

Selain jelas tidak relevan, pertanyaan ini sungguh aneh bin ajaib. Mengapa harus ada otak yang berpikir untuk melawan hegemoni ekonomi Cina yang baru sayup-sayup itu dengan memperkuat pelaku hegemoni paling agresif sepanjang sejarah manusia? Mengapa dia bisa begitu kedap terhadap hegemoni politik, ekonomi, budaya, media massa dan pemikiran Barat (yang diwakili oleh AS) dan sensitif terhadap Cina?

Ini bukan pertama kali dia menyatakan hal konyol seperti ini. Dalam suatu seminar di Yogya, saya pernah menyatakan bahwa ada budaya dan pemikiran yang membuat suatu bangsa menjadi agresif. Saya lalu membandingkan Cina dan Israel. Saya bilang, Cina adalah bangsa yang jumlah penduduknya berpuluh2 kali lipat Israel. Tapi, Cina tidak pernah menyerang bangsa dan negeri lain untuk tujuan menjajahnya. Kalau pun hal itu pernah terjadi, maka sepertinya kejadiann itu hanya untuk waktu sangat singkat. Bahkan, salah satu falsafah di balik pembuatan tembok Cina adalah pencegahan masuknya para penjajah ke Cina daratan.

Bandingkan dengan dengan bangsa Yahudi yang telah menduduki dan menjajah tanah air rakyat Palestina. Dalam waktu 60 tahun, Israel telah menambah beberapa kali lipat tanah yang dimiliknya dengan mencaplok tanah milik empat negara berdaulat (Mesir, Suriah, Lebanon, dan Yordania). Jadi, menurut saya, pemikiran atau budaya suatu bangsa akan mempengaruhi tingkat agresifitas suatu bangsa.

Advertisements

4 thoughts on “Tak Ada Tembok Cina di Israel

  1. Taufan says:

    Taufan lagi nih Pak Ustad 🙂
    Bapak yang tadi itu pasti merepresentasikan Islam sebagai Indonesia, jadi menurut saya pertanyaannya secara Implisit
    “Mengapa Indonesia dan Barat (Amerika dkk) tidak bersatu melawan China? Karena kita menganut apa yang namanya politik Bebas Aktif, hehe maksudnya Bebas mencari kawan siapa saja.
    Dulu Bung Karno mengemukakan politik bebas aktif, jadi kalo Amerika ga mau dijadiin kawan, ya udah Sovyet aja. Sama dengan negara ini, kita tidak bisa berkawan dengan China yang notabene paling tinggi pertumbuhan ekonominya, karena hub bilateral dengan China sempat beku lama, dan perlu waktu lama untuk mengembangkan kerjasama tadi dibanding dengan Amerika (mungkin juga terdapat sifat anti-China dalam diri si Bapak yang anda kenal tadi, hehe). Jadi benar sekali ungkapan pepatah “Tiada kawan dan lawan yang abadi, yang abadi adalah kepentingan”
    Jadi kalo Indonesia ingin bekerja-sama dengan Barat, sebenarnya otomatis sudah dapat musuh, ya China tadi. Jadi bapak taid intinya ya ngajak kerjasama, dengan menyamakan “Musuh”
    Mohon bimbingan Pak Ustad.

  2. lebih baik palestina meminta bentuan ke china sebab china adalah negara yang sangat kuat dan negara yang suka membantu bila di perlukan.
    sebab lain bahwa israel,amerika cuma takut ama 1 negara doang yaitu china.

  3. David says:

    Bnr palestina sebaiknya minta bantuan RRC,karna RRC yg sanggup melawan AS n Israel.jika tentara israel mengarakan senjata ke pasukan RRC,maka cukup 1 menit saja pasukan china meratakan israel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s