Sekjen Hizbullah: Kesyahidan Imad Mughniyah adalah Fase Baru Kemenangan

mugniya.jpg 

Dalam orasi di hadapan ribuan pelayat jenazah Syahid Imad Mughniyah (Haji Ridhwan), Sekjen Hizbullah, Sayyid Hasan Nashrallah, menegaskan beberapa sikap penting ihwal kesyahidan Haji Ridhwan. Berikut adalah beberapa petikan.

Sayyid Hasan Nashrallah menyatakan bahwa Israel melihat kesyahidan ini sebagai pencapaian besar bagi mereka dan kita melihatnya sebagai pertanda baik datangnya kemenangan. Begitulah realitasnya setiap kali pemimpin kita gugur sebagai syuhada. Nashrallah menambahkan bahwa saat Syaikh Raghib Harb gugur sebagai syahid, basis perlawanan kian menguat dan akhirnya berhasil “mengusir” pasukan pendudukan Israel dari ibukota Beirut, Beka dan pegunungan. Mereka akhirnya berlindung dalam zona keamanaan (security zone). Demikian pula saat Sayyid Abbas Musawi dibom dan menjadi syahid sekeluarga, Hizbullah menjadi lebih kuat. Delapan tahun setelah kesyahidan beliau, pasukan Zionis mundur dari sebagian besar Lebanon dalam keadaan malu dan terpukul. Kini mereka hanya menduduki Ladang Syeba. 

Hari ini, mereka membunuh Haji Imad dan mereka sangka bahwa kekejaman ini bakal menggerus gerakan perlawanan. Mereka melakukan semua ini sebagai kelanjutan perang Juli 2006 yang memang sama sekali tidak pernah berhenti di tingkat politik internasional, media dan ekonomi. Perang ini didukung oleh seluruh kelompok dan negara yang sebelumnya terang-terangan mendukung Israel.  

Tapi mereka salah perhitungan. Bersama darah Syahid Imad, kita akan memasuki fase baru sejarah kejatuhan Israel di masa yang dekat ini. Jika darah Syahid Syaikh Harb dan Syahid Sayyid Abbas Musawi mengusir Israel dari Lebanon, maka darah Syahid Imad Mughniya akan mengusir mereka dari seluruh tanah pendudukan Palestina.

Nashrallah menjelaskan bahwa harapan ini bukan luapan emosi, tapi berdasarkan pada prediksi pendiri Negara Yahudi itu sendiri, yakni David Ben Gorion. Perdana Menteri Israel pertama itu tentu lebih tahu dibanding pengamat Israel mana pun tentang titik-titik kekuatan dan kelemahan entitas ini. Ben Gorion menyatakan bahwa Israel akan jatuh sesaat setelah mengalami kekalahan perang yang pertama.  

Nah, pada Juli 2006 kemarin Israel melancarkan perang kepada kita. Semua orang, termasuk Komisi Investigasi Perang Israel-Lebanon Kedua yang dikepalai oleh Hakim Eliyahu Winograd, mengakui bahwa Israel telah kalah dalam perang tersebut. Inilah pertama kali dalam sejarah Israel mengalami kekalahannya. Mengapa? Sederhananya karena pasukan Israel berhadapan dengan gerakan perlawanan yang tulus ikhlas dan berani selama 33 hari…Dan juga karena pejuang seperti Imad Mughniyah, saudara-saudaranya dan murid-muridnya menghadapi mereka dengan gagah dan tak mengenal mundur. Jadi, sesuai dengan prediksi Ben Gorion, sebentar lagi Israel akan tumbang.

Setelah berakhirnya perang, kami telah siap kembali untuk hari lain, hari yang telah kami duga bahwa Israel yang agresif akan memulai perang baru di kawasan Lebanon. Dan ini adalah poin lain yang juga terpapar dalam laporan Winograd. Setelah perang, saat para pengungsi kembali dan semua anggota kami sibuk membangun Lebanon, pada saat itu pula para pejuang dan mujahid kami telah siap untuk kembali berperang di masa yang akan datang.  

Hari ini Hizbullah dan gerakan perlawanan Islam berada dalam kondisi paling siap untuk berhadapan dengan setiap serangan yang mungkin ditujukan ke Lebanon. Di masa lalu, saya berbicara tentang roket dan persenjataan. Tapi hari ini saya akan berbicara tentang kesiapan para pemuda, karena pemimpin mereka ada di hadapan kita saat ini.
 

Winograd melaporkan, beberapa ribu pemuda dalam tempo beberapa minggu mampu bertahan di hadapan angkatan bersenjata Israel yang terkuat di Timur Tengah. Dan akhirnya, beberapa ribu pemuda ini berhasil mengalahkan kekuatan militer paling besar di kawasan ini. Dan hari ini Zionis harus tahu bahwa dalam tiap perang yang akan terjadi akan ada banyak Imad Muhgniyah lain dan beribu-ribu pejuang akan siap menghadapi kalian. Imad Muhgniyah telah menjelma menjadi puluhan ribu pemuda yang siap untuk menyambut kesyahidan.  Selanjutnya, saya katakan kepada teman dan musuh. Zionislah yang telah membunuh Haji Imad Mughniyah di Suriah. Semua sumber kami menegaskan hal ini. Israel telah mengungkapkannya dengan berbisik-bisik sebelum menyambut aksi teror ini secara jelas. Bahasa keadaan lebih menjelaskan daripada bahasa lisan. Saya katakan kepada mereka bahwa Haji Imad telah kalian bunuh di luar arena perang. Kami dan kalian telah berperang di tanah air kami, Lebanon. Sebelumnya, kalian membunuh kami di tanah ini dan kami berperang dengan kalian di tanah ini.  Sekarang kalian telah keluar dari batas geografis ini. Pada perang musim panas lalu saya telah mengatakan, “Jika kalian menginginkan perang ini menjadi perang terbuka dan luas, kami siap!” Saat itu saya memberikan janji kemenangan pada kaum mukmin karena saya percaya pada Allah, pada perjuangan mereka dan rakyat Lebanon. Hari ini, melihat waktu, tempat dan metode teror yang terjadi pada Syahid Imad, saya ingin menambahkan pada kalian, “Jika kalian, wahai Zionis, menginginkan perang terbuka (tanpa batasan geografis), maka seluruh dunia harus tahu bahwa kami siap untuk perang dengan model ini!” Kami memiliki hak mulia untuk membela diri sebagaimana semua manusia lainnya. Dan kami akan menggunakan segala sesuatu untuk membela diri kami, rakyat kami, para pemimpin kami dan tanah kami. 

2 thoughts on “Sekjen Hizbullah: Kesyahidan Imad Mughniyah adalah Fase Baru Kemenangan

  1. Ema Rachman says:

    Allahu Akbar!!! Kemarin dari siang saya tongkrongin nonton upacara pemakaman Imad Mughniyah dan puncaknya mendengarkan Sayyed Hasan Nasharallah…Luar Biasa mengagumkan dan memberi semangat buat kita yang tidak pernah mempunyai pemimpin…berbagai perasaan timbul dalam diri, kagum, bangga, sedih, terharu dll…Satu hal yang saya notice juga Syd. HN dengan lantangnya memberi sindirian pada musuh bahwa Lebanon tidak akan pernah menjadi ,Israel atau Amerika, adapun yang berpihak padanya silakan tinggalkan Lebanon dan pergi ke Tel Aviv/Washington pendukung kalian….Lalu ada seorang perempuan ditanya oleh wartawan ketika itu..dia dengan penuh keyakinan berbicara bahwa dengar musuh! kami disini tidak pernah takut dan kami yakin kami ini tidak terkalahkan dan Kemenangan ada ditangan kami!!! Such a confidence dari seorang warga Lebanon….No wonder mereka dapat mengalahkan musuh2 Allah , karena begitu yakin akan Tuhannya….Subhanallah

  2. If it is legal to gamble…I would put my whole bet on the Islamic Nation, Hezbollah, and the Islamic Republic. My whole bet, without any doubt!!
    [QS An-Nur 24:55]: “Allah has promised to those of you who believe and do good that He will most certainly make them rulers in the earth as He made rulers those before them, and that He will most certainly establish for them their religion which He has chosen for them, and that He will most certainly, after their fear, give them security in exchange; they shall serve Me, not associating aught with Me; and whoever is ungrateful after this, these it is who are the transgressors.”
    And God never violates His Promises…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s