Syaikh Salafi: Dinasti adalah Sistem Kekuasaan Islam

 

jamal.jpg

Sebuah ormas Mesir bernama Jum’iyyah Anshar As-Shunnah (Perkumpulan Pembela Sunah) memfatwakan keabsahan mewariskan kekuasaan Husni Mubarak kepada anaknya, Jamal Mubarak. Fatwa ini sendiri adalah pendapat hukum Islam pertama yang diberikan berkenaan dengan kepala negara Mesir sejak jatuhnya sistem monarki tahun 1952.

Syaikh Mahmud Luthfi Amir, ketua ormas yang dikenal beraliran salafi ini menyatakan bahwa fatwanya “bukanlah bid’ah atau ijtihad baru. Pendapat semacam ini telah lama dianut oleh salaf shaleh (para pendahulu yang baik). Dan mereka adalah orang-orang terbaik yang hidup di tiga abad pertama dalam sejarah Islam.” Dalam wawancara dengan Alarabiya.net itu, Syaikh Mahmud Luthfi Amir bahkan menyebut bahwa Husni Mubarak adalah “Amirul Mu’minin”.

Ketua ormas beraliran salafi ini melanjutkan bahwa mewariskan kekuasaan adalah bagian ajaran Salafi dari hasil pemahaman mereka atas pandangan, sikap dan perilaku para sahabat Nabi.

Pak Syaikh Mahmud Luthfi Amir  segera datang ke Indonesia. Sebab, di sini banyak permintaan fatwa yang melegalkan pendirian dinasti seperti yang ditegaskan olehnya.

8 thoughts on “Syaikh Salafi: Dinasti adalah Sistem Kekuasaan Islam

  1. Ema Rachman says:

    Begitulah mereka yang ‘bingung’ yang buat mereka hak dan batil bisa dicampur adukan sesukanya!!! Kalo hawa nafsu yang berkuasa jadinya ya begitu…logikanya hilang , dan yang menyedihkan mereka adalah ‘yang mayoritas’….inalillah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s