Lembaga Peringkat Suka Berbohong!!!

Bulan lalu, jasa pemeringkatan Standard & Poor’s melepas Brazil dari lilitan negara penghutang menjadi negara dengan tingkat investasi yang baik. Kriteria ini telah lama dinanti oleh negara terbesar di Amerika Latin itu.

 

Krisis hutang Brazil yang berlangsung puluhan tahun itu akhirnya selesai juga, dan Negeri Samba itu kini bebas dari hutang luar negeri (net foreign creditor).

 

“Brazil mengalami masa yang menakjubkan,” kata Presiden Luiz Inacio Lula da Silva. “Dengan pertumbuhan jangka panjang ini, kita berarti sedang membangun dasar-dasar kukuh sebagai negara industri maju.” Dia menambahkan, “Krisis (ekonomi) AS belum sampai ke sini.”

 

Brazil sekarang mengalami boom ekonomi, dengan pertumbuhan sekitar 5 persen per tahun dan tingkat ekspor tinggi atas sejumlah produk domestiknya seperti sapi, besi dan kedelai.

 

Dalam peresmian pipa gas BUMN Espirito Santo, Lula da Silva mempertanyakan pemeringkatan sejumlah lembaga pemeringkatan internasional atas ekonomi Amerika Serikat yang dinyatakan zero risk, yang berarti bahwa ekonomi AS itu aman dari risiko. “Padahal, ekonomi AS itu sedang berada dalam krisis menyedihkan,” ungkap da Silva.

 

Presiden Silva melanjutkan, “Saya tercengang melihat hasil studi yang menyatakan bahwa risiko investasi di AS itu nol. Ekonomi AS itu sedang berada di tengah krisis berat, tapi investasi di sana sama sekali tidak berisiko.” Sinisisme da Silva mengundang gelak tawa hadirin.

 

“Risiko Brazil, Rusia dan lainnya naik, tapi krisis ekonomi AS yang sudah terasa sampai ke mana-mana sama sekali tidak berisiko. Jadi, semua ini jelas adalah karangan lembaga-lembaga pemeringkatan.”

Advertisements

One thought on “Lembaga Peringkat Suka Berbohong!!!

  1. damartriadi says:

    Hehe…memang gitu cara kerja mereka.
    Setiap pengukuran di alam materi ini memerlukan titik referensi, atau titik nol. Begitu juga pengukuran peringkat resiko investasi bisnis.
    Dalam hal ini, yang menjadi patokan titik nol (artinya investasi yang bebas resiko) adalah T-Bond (Treasury Bond) yang diterbitkan oleh Bank Sentral AS (US Treasury–semacam SBI yang dikeluarkan bank sentral AS)
    Kenapa patokan titik nol ini ada di Surat Hutang Bank Sentral AS? Ini ada kaitannya dengan sistem moneter internasional yang dibentuk sejak persetujuan “Bretton Woods” di AS tahun 1944. Dalam sistem Bretton Woods ini, disepakati kalau semua mata uang di dunia akan distandarkan kepada Dollar AS. Jadi kalau misalnya Jerman hendak berdagang dengan Jepang, mereka akan menukar Deutschmark-nya kepada USD, baru dari USD ini ditukar kembali ke Yen. Dengan kata lain, USD telah dijadikan semacam standar emas masa kini.
    Masalahnya sekarang….USD tidak lagi dijadikan standar nilai uang dunia. Sekarang banyak alternatifnya, seperti Euro, Poundsterling, Yen (Yang semuanya jauh lebih stabil daripada USD). Sekarang hanya negara-negara ‘Pathetic” yang masih bersandar ke USD…
    Jadinya…lembaga pemeringkat “internasional” juga sebenernya udah gak terlalu penting.
    Wallahu’alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s