Tongkat Nabi Musa di Lebanon

Tak salah jika Ibrahim al-Amin, kolumnis terkenal Lebanon, menganggap bahwa Hasan Nashrallah, Sekjen Hizbullah, adalah pewaris tongkat Nabi Musa. Dia mampu menelan semua ular yang dilempar para konspirator untuk mencederainya. Meski dia tidak mendapat wahyu di Bukit Sinai, tapi dia sangat cerdas membaca gelagat dan keadaan.

Sejak selesai perang 2006, semua pakar militer menyatakan bahwa Israel tak mungkin lagi—setidaknya dalam waktu dekat—berhadapan langsung dengan Hizbullah. Trauma perang 2006 masih sangat terasa. Israel hanya akan mengrengek meminta AS menggunakan tangan-tangan sekutu Arabnya untuk menusuk Hizbullah dari belakang dan mengguntingnya di lipatan. Dan itu artinya melibatkan Hizbullah dalam sebuah konflik sektarian Sunni-Syiah yang berdarah-darah.

Tentu AS tak mengalami banyak masalah meyakinkan sekutu-sekutu Arabnya untuk terlibat dalam rencana sejahat ini. Hasil akhir perang 2006 lalu nyata-nyata tak menguntungkan dinasti-dinasti Arab, terutama Arab Saudi, Yordania dan Mesir yang selama ini terus menikmati status quo konflik di Timur Tengah. Ketiga rezim itu tak pernah canggung memperlihatkan kerisauan atas meluasnya popularitas Hizbullah (dan Hamas). Dalam hampir semua kesempatan, rezim-rezim status quo itu terus menunjukkan permusuhan pada kelompok perlawanan ini. (Di Kairo 10 Mei kemarin, Saud al-Faisal, menlu Arab Saudi, menyatakan bahwa “Hasan Nashrallah sama saja dengan Ariel Sharon. Mereka sama-sama menduduki Beirut.”)

Jelas mereka tak akan ragu barang seinci pun untuk terlibat aktif menghancurkan Hizbullah (dan Hamas). Mereka dan Israel sama-sama menganggap Hizbullah (dan Hamas) sebagai ancaman langsung bagi segala dominasi yang mereka nikmati selama ini. Negara-negara ini pula yang memperuncing konflik sektarian di Irak, lantaran mereka tak ingin Irak tumbuh sehat sebagai sekutu Iran-Suriah. Aliansi segitiga semacam itu jelas adalah kiamat bagi mereka.

Masalahnya tinggal mencari skenario paling tepat untuk menyeret Hizbullah dalam konflik sektarian. Dan tak ada skenario paling murah ketimbang menyuruh koalisi 14 Maret yang berkuasa di Lebanon untuk mengeluarkan sejumlah keputusan yang medelegitimasi Hizbullah dan membenturkannya dengan aparat hukum. Ketika Hizbullah sudah terpojok, milisi-milisi pro pemerintah akan turun ke jalan dan menyerang markas-markas Hizbullah. Ramuan kekacauan yang lezat.

Mengendus gelagat buruk itu, pimpinan Hizbullah berulang-ulang memperingatkan koalisi 14 Maret untuk tidak berkomplot memojokkan Hizbullah, apalagi mengutak-utik senjatanya. Nabih Berri, ketua parlemen yang dikenal dekat dengan semua kalangan, juga mempertegas peringatan Hizbullah dengan menambahkan bahwa upaya semacam itu akan membumi-hanguskan seantero Lebanon.

Tapi koalisi 14 Maret yang terdiri atas elit anti gerakan perlawanan justru bertekad maju bersama rencana AS dan Israel. Serangan atas Hizbullah pun terus meningkat. Sejak awal tahun kemarin, serangan dengan penyesatan opini publik tentang Hizbullah dimulai. Medio tahun yang sama, jajaran kadernya diagitasi di beberapa basis massa pro pemerintah. Aliran dana sumbangan untuk Hizbullah pun dipersulit. Kemudian awal tahun ini, provokasi terbesar terjadi: komandan militernya tewas terbunuh dalam bom mobil.

Walid Jumblat, pemimpin Partai Sosialis Progresif dan veteran perang sipil Lebanon yang terkenal dengan oportunisme politik, mengawali tahun ini dengan serangkain provokasi terhadap Hizbullah. Di tengah keadaan berkabung yang menyelimuti pimpinan Hizbullah, dia meminta pemerintah menyelidiki sejumlah kader partai itu atas tuduhan terlibat sejumlah pembunuhan politik.

Lalu, medio April tahun ini, politisi Perancis bernama Kareim Pakzad datang ke Lebanon atas undangan Jumblat. Beirut digemparkan oleh konferensi pers Pakzad dan Jumblat dua hari setelah itu. Pakzad mengaku telah “diculik” dan diinterogasi oleh orang-orang bersenjanta Hizbullah. Jumblat memanfaatkan insiden itu untuk kian membetot urat syaraf Hizbullah. Di hadapan ratusan wartawan internasional, Jumblat mengecam prosedur pengamanan Hizbullah yang berlebihan. “Cara pengamanan seperti itu bertentangan dengan hukum yang berlaku,” katanya. Jumblat pun meminta pemerintah memeriksa pelanggaran hukum seputar insiden ini.

Anggota pengamanan Hizbullah pantas menyekap Pakzad. Politisi Perancis itu ternyata memotret markas besar Hizbullah di kawasan Dahia. Sejumlah sumber malah mengatakan bahwa Pakzad mengambil gambar lorong yang berada beberapa puluh meter dari kediaman Sekjen Hizbullah, Hasan Nashrallah. Padahal, semua orang tahu, terutama Jumblat, bahwa wilayah Dahia yang menjadi pusat aktivitas Hizbullah bukanlah tempat plesiran. Kehadiran politisi pro Israel di Dahia sangat menyinggung Hizbullah.

Awal Mei ini serangan atas Hizbullah meningkat secara dramatis dan terarah. Setelah “kunjungan kerja” selama dua bulan di Arab Saudi, Saad Hariri langsung memuntahkan rentetan gempuran atas Hizbullah, dan Hasan Nashrullah secara pribadi. Al-Akhbar, salah satu koran terbesar Lebanon, mengutip sumber dari dalam koalisi 14 bahwa AS menjanjikan bantuan besar buat Hariri untuk membekuk Hizbullah. LA Times membeberkan informasi kerjasama AS-Arab Saudi untuk membentuk milisi Salafi yang mampu melawan Hizbullah dalam perang kota. Uang ratusan juta dolar dari Arab Saudi pun sudah digelontorkan tahun lalu untuk membangun milisi pro pemerintah di bawah kendali langsung Hariri.

Jika semua berjalan lancar, awal Juni tahun ini Hizbullah akan ditekan dari segala segi, dan diperosokkkan dalam konflik sektarian yang berlarut-larut dan menguras energi.

Sehari sebelum Roed-Larsen mengajukan laporannya pada tanggal 7 Mei, pemerintah Siniora-Hariri memutuskan untuk membongkar seluruh jaringan komunikasi Hizbullah dan menindak secara hukum semua orang yang terlibat dalam kasus ini. Nashrallah dalam konferensi persnya menyebut keputusan pemerintah ini sebagai upaya adu domba yang jelas. Tak hanya itu. Nashrallah menganggap keputusan itu sebagai deklarasi perang dan upaya membenturkan kader-kader Hizbullah dengan aparat keamanan. “Dan ini adalah sesuatu yang tidak akan kami diamkan.”

Nashrallah melanjutkan, “Komisi Winograd yang mengevaluasi sebab-sebab kekalahan Israel dalam perang 2006 membeberkan bahwa kekuatan utama Hizbullah adalah sistem komunikasi dan komandonya yang efektif. Saat tangan pemerintah Siniora mulai menyentuh senjata strategis kelompok perlawanan ini, kami sadar bahwa AS-Israel benar-benar telah mengendalikan kantor Siniora. Dan inilah persisnya yang tidak mungkin kami biarkan begitu saja berlaku.”

Tanggal 7 Mei malam, manakala Roed-Larsen mengulum lidah membaca laporannya di hadapan DK PBB, gerakan militer seperti sambaran petir merentang dari daerah Dahia menuju Beirut Barat yang berjarak 70-an kilometer. Blitzkrieg Hizbullah membuyarkan seluruh rencana serangan ribuan milisi Hariri dan Jumblat yang bersiap menyerbu Dahia bersama datangnya aparat penegak hukum untuk merusak pusat jaringan komunikasi Hizbullah.

 

Upaya untuk menyeret Hizbullah dalam sebuah konflik sektarian yang berlarut-larut dan membuatnya terlihat sebagai gerakan pembunuhan atas sekte tertentu pun gagal total. Jumlah korban yang sangat terbatas juga menyebabkan publik Sunni tak tertarik untuk membeli provokasi Hariri yang menggambarkan bahwa apa yang terjadi adalah sect cleansing.

 

“Seluruh rencana matang yang digodok selama tiga tahun itu pun berantakan dalam semalam,” ungkap Zeevi Aharon, mantan kepala operasi intelijen Israel kepada sebuah situs khusus intelijen Israel, Filkka. Hari esoknya, seluruh media Israel bersama-sama menyatakan keputusasaannya atas apa yang terjadi di Beirut.

 

Berbagai pernyataan pemimpin AS dan Israel secara beruntun menunjukkan betapa besar ruginya kekalahan pemerintah Siniora bagi proyek AS di Lebanon. The Independent memberi laporan utama dengan judul “Satu Lagi Kegagalan Bush di Timur Tengah”.

 

Hasil pertemuan Doha menunjukkan betapa hancurnya mental kubu anti Hizbullah. Dua poin yang diminta oleh oposisi yang dipimpin Hizbullah pun dikabulkan, sekalipun harus melalui babibu politik yang hanya untuk menutupi besarnya kekalahan musuh Hizbullah. Tongkat Nabi Musa yang dulu dipakai untuk membela bangsa Yahudi, kini bekerja untuk melawan zionis Israel yang mengira sebagai pengikut Nabi Musa. Benar-benar mukjizat Ilahi yang memukau nalar.

 

 

 

 

About these ads

19 thoughts on “Tongkat Nabi Musa di Lebanon

  1. bob says:

    semoga Allah swt tetap memberikan kewaspadaan, kesehatan juga kesabaran pada sayyid hasan nasrullah….
    semoga beliau semakin menjadi inspirator timur tengah….
    dan diberikan kemudahan mendidik kader sekaliber bahkan mungkin melebihi beliau…
    salawat

  2. ema rachman says:

    Allahu Akbar!!Rakyat Libanon sedang merayakan kemenangannya atas mundurnya Israel…lagi2 Sayyid Hasan Nashrullah dengan puluhribuan pendukungnya memenuhi kota Beirut dan mendengarkan pidato legendaris beliau yang memukau…Presiden terpilih Michel Suleman pun dalam pidato pelantikannya menyatakan bahwa Hizbullah dijadikan ‘defence strategic’ negara itu dan never ‘underestimate the resisstance’ katanya….Sayyid Hasan Nashrullah beritanya telah diberikan ‘bendera’ dari Haram Imam Ridha di Mashad secara resmi pada beliau, berarti beliaulah yang dipercaya memegang bendera Islam…Kemenangan Hizbullah sudah pasti dan Islam akan berjaya …janji Allah PASTI BENAR!!!! Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad!!!!

  3. bob says:

    maksudnya gimana tu bu Ema….”Sayyid Hasan Nashrullah beritanya telah diberikan ‘bendera’ dari Haram Imam Ridha di Mashad secara resmi pada beliau, berarti beliaulah yang dipercaya memegang bendera Islam…”

  4. Arwen says:

    Dear …

    Buat bob,…
    Heran yahh ? Baru baca berita terus mikir yahh ?
    Sekali lagi, jangan gampang nyimpulin berita, tiap orang harus punya mainframe analitic sendiri.

    Jadi kalo orang ngomong gak bikin kita cepat panas, cepat nyimpulin, nyinyir, sinis, atau lainnya.

    Buat ema,…
    Jelas sayyid hasan bakalan lead impressive management atas Islam saat sekarang. Tentu seperti Ahmadinedjat (Sayyid rahbar), juga Ayatullah Sistani, bahkan mungkin juga Sayyid Husein Fadlu’ !!!

    Buat bob lagi,…
    Minum air dingin biar adem, gak grasa-grusu.

  5. Kita doakan smg Sayyid Hasan Nashrullah diberi kekuatan oleh Allah swt dan dikuatkan oleh cahaya Al-Mahdi (as) agar dapat melumpuhkan zionis dan antek2nya setan2 besar yang bertopeng jubah iblis.
    Kata org madura: jubanah pengeran2 saudi ban ekiyaenah nginjam jubanah setan ban iblis. Banni cahaya sekaluar, tapeh jilenah apoy, rupanah padah bi’ jerengkong keluar dari koburen.

  6. AMIRA says:

    Katanya sich……..memang tongkatnya nabi Musa masih ada tapi yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………………gak tau ya yang bener!!!!!Kalau masih ada disimpan di museum apa ya kira-kira??????jadi mikir dech??

  7. ariefin says:

    Assalamualaikum wr wb.
    Sdrku, ini contoh yang bagus untuk belajar. Saya mohon sdrku muslimin, syiah adn sunni dan aliran apapun yang berdasarkan aqidah dan alqur’an dan sunnaturalullah SAW yang shohih dan mutawatir bersatulah. jangan mau diadu domba sesama muslim dengan dalih apapun. Yg sangat berbahaya yg kita hadapi adalah para munafik dan fasik, karena mereka berbaju muslim dan berbicara atas nama Islam, tetapi lebih tunduk kepada para orang kafirin dan penjajah daripada kepada ajaran Allah AlQur’an dan Sunnaturasulullah SAW. Contoh di Lebanon, bagaimana Hizbullah telah nyata membela negara dan martabat umat Islam dan bangsa Lebaon dari penjajahan Israel, tetapi ada golongan2 yang menjual keimanan kepada keserakahan dan haus kekuasaan dan bersekongkol dengan penjajah dan penindas, yi AS dan Israel dan sekutunya serta para munafikin dan fasikin. Sayang, memang harus demikian. Namun umat Islam harus sadar dan dengan gigih dan kuat terus waspada dan berjuang untuk keadilan dan kebenaran dan kemerdekaan, bebas dari penindasan dan penjajahan para kafirin. Kebenaran itu hanyalah Allah SWT, dan ajaranNya adalah hukum yang harus ditaati dengan kaffah dan ikhlas. Insya Allah Islam dan ajarannya yg benar berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah menang dan jaya dan mensejahterakan umat manusia secara nyata dan adil. Ini adalah sejarah, dan ini adalah era kebangkitan Islam. Insya Allah kebenaran akan terwujud dimuka bumi, dan umat Islam semakin sadar dan semakin kuat untuk bersatu, Syiah dan Sunni bersatu berdasarkan satu konsep AlQur’an dan Sunnaturrasulullah. karena yang utama adalah kemenangan ajaran Allah> Bersatulah Sdrku. Awas dan waspada akan usaha pecah belah kaum munafik dan kaum serakah. Wassalam

  8. Mod Shah says:

    Tongkat Nabi Musa dapat menundukkan kuasa syaitan, tentu dalam tongkat itu ada gelombang positif yang dapat mengalahkan gelombang positif syaitan. tapai di mana tongkat itu sekarang?

  9. reza says:

    Biar bagaimanapun yg hak tetap hak,dan yg batil tetap batil,segala tindak kejahatan yg dilakukan zionis israel sdh melebihi konflik antar agama,dan lebih mengarah ke pemusnahan massal,apalagi org2 yg mengaku islam yg yg trkadang bertindak sama sekali tidak mencerminkan islam,dan mengaku umat Rassullulah Muhammad SAW,ttp tidak mencerminkan akhlak yg beliau bawa sebagai tuntunan bagi org2 yg beriman,ALLAH beserta RASULLULAH dan para Anbiya,akan berada di sisi org2 yg benar,semoga ap yg diperjuangkan untuk membela saudara2 kita yg tertindas,dan buat teroris yg ngaku2 membela islam,jihad donk ke gaza,itu br jihad,gayamu sok aksi tapi ngebom org gak bersalah,kelak bakal jd penghuni neraka jahanam
    Wass…

  10. Zoelqar says:

    Rasulullah SAW sudah meramalkan beberapa abad yang lampau tentang hal ini.Suatu saat Islam itu akan seperti buih di lautan.Banyak..banyaaak sekali.Tapi selalu di ombang ambingkan oleh hantaman ombak.Inilah dia masanya telah tiba.Islam ibarat buihnya..yang dihantam oleh ombak,, yaitu AS dan sekutu zionisnya.Namun banyak yang tidak mengingat atau sengaja tidak mau tahu tentang hal ini…!!!
    Pulang tinggal nama atau mati sahid,,saudaraku…!!!!
    Allah selalu bersama kalian,, para suhada dan ahli surgaNya.
    Jangan takut, karena Allah tidak akan meninggalkan kalian dalam keadaan payah.. :)

  11. Yoyo says:

    Dulu Tongkat Musa/Israe/Yahudi, meluluh lantakan Firaun/Mesir…. Klo ketemu nanti, kira2 siapa lg yah…???

    Allah memang Dasyat…. Allah setia dengan janji2Nya… Sekalipun Israel selalu tegar tengkuk, bebal dll tapi Allah tetap Pengasih, Allah sendiri yg akan menghukum Israel.. Bukan untk DIMUSNAHKAN tapi untuk DIPULIHKAN….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s