Samir Quntar

 

Samir Quntar (biasa juga dipanggil Samir Qintar) adalah tawanan Arab yang paling lama meringkuk di penjara Isreal. Badannya yang tegap dan wajahnya yang garang tak membuatnya enggan senyum. Dalam suaranya yang lantang tersimpan segudang keyakinan. Asam garam perlawanan telah melumuri sekujur tubuhnya.

 

Quntar ditangkap tentara Israel tahun 1978. Waktu itu usianya baru 16 tahun 7 bulan. Bersama beberapa kawannya, Quntar melancarkan operasi penculikan terhadap seorang ilmuwan nuklir Israel yang bermukim di Naharia. Mereka ingin menukar sang ilmuwan dengan ratusan pejuang Arab yang ditawan Israel kala itu.

 

Operasinya memang gagal. Samir tertangkap bersama dua rekan lainnya. Satu kawan lainnya tewas tertembak tentara Israel. Sang ilmuwan dan seorang putrinya juga akhirnya mati tertembus peluru tentara Israel. Dalam sidang pengadilan, Quntar membantah tuduhan zionis bahwa dia yang membunuh putri kecil itu, lantaran saat itu dia telah kehabisan amunisi dalam penyergapan beberapa jam sebelumnya.

 

Israel membesar-besarkan kejadian penangkapan itu demi menutupi kegagalan tentaranya menumpas operasi militer pejuang wanita Palestina bernama Dalal Maghribi dkk beberapa bulan sebelumnya. Syahidah Dalal Maghribi dan 4 orang kawannya berhasil menewaskan 30 tentara Israel dalam sebuah operasi militer faksi perlawanan Palestina paling spektakuler sepanjang tahun 1970-an.

 

Tapi Allah telah menyiapkan peran lain bagi Samir Quntar: berjuang dalam terali besi. Pemuda itu tumbuh sebagai musuh dalam selimut. Dia menjadi bom waktu yang seiring berjalannya waktu berubah menjadi legenda di kalangan Arab.

 

Selama 30 tahun dalam penjara, Quntar menolak berjabat tangan dengan semua penawannya. Dia memegang sikap Syaikh Raghib Harb (dalam seorang pendiri Hizbullah) yang menyatakan bahwa jabat tangan adalah pengakuan. Penjajah adalah makhluk asing yang tak patut “diakui” dan tak bisa diterima layaknya tamu.  

 

Berbagai teknik interogasi dan penyiksaan tak membuat Quntar gentar. Selama masa penahanannya, Israel tak berhasil mengorek satu pun informasi penting berkaitan dengan organisasi perlawanan Lebanon. Bahkan, sejak berhubungan dengan Hizbullah (berdiri tahun 1982) pada sekitar tahun 1988, Israel tak berhasil mendapat informasi secuil pun dari Quntar.

 

Quntar malah berhasil mengorganisir beberapa protes terbesar dalam penjara Haderim dan menuntut perbaikan nasib para tahanan. Tuntutan terbesarnya yang kemudian dikabulkan Israel adalah penghapusan aturan yang melarang tahanan untuk membaca buku dan meraih pendidikan.

 

Tiga puluh tahun masa tahanan justru membuat seorang Quntar semakin besar dan berpengaruh. Pandangan-pandangannya didengar oleh sebagian besar faksi perlawanan Palestina. Kedekatannya dengan Hizbullah berhasil merekatkan hubungan organisasi yang dituduh memiliki agenda sektarian oleh antek-antek AS di Timur Tengah itu dengan faksi-faksi perlawanan Palestina yang umumnya beraliran Sunni.

 

Tanggal 20 Juli kemarin, Samir genap berusia 46 tahun. Sejumlah kader Hizbullah merayakan ulang tahun Samir Quntar dengan menghadiahinya senjata Israel yang berhasil dirampas Hizbullah pada perang tahun 2006 kemarin. Quntar menitikkan air mata dan mencium senjata tersebut. Lalu dia mengucapkan bahwa senjata itulah yang akan dia pakai untuk membalas kematian Syahid Imad Mughniya: komandan penculikan dua tentara Israel yang tanggal 16 Juli 2008 lalu ditukar dengan kebebasannya.

 

Samir Quntar juga menyatakan bahwa konflik dunia Arab dan dunia Islam dengan Israel bukan hanya konflik geografis, tapi konflik yang bersifat ideologis dan moral. “Sebagai orang Muslim, orang Arab dan manusia kita bertanggungjawab untuk melawan rezim rasis, penindas dan penjajah seperti Israel. Berapa pun harga yang harus dibayar, perlawanan ini harus terus berjalan hingga rezim yang ditanam oleh kaum imperialis ini hilang dari kawasan kita.”

 

Hai Samir, selamat berjuang dalam kebebasan seperti sebelumnya kau sudah berjuang dalam penjara. Orang sepertimu tak mungkin terpenjara meski kaki tanganmu diborgol, sementara sebagian besar kita terus terpenjara meski tubuh kita bebas bergerak.

 

 

14 thoughts on “Samir Quntar

  1. denjaka syiah says:

    Shamir Quntar itu pejuang Palestina atau pejuang Hizbullah bib.
    kalau pejuang Palestina berarti Hizbullah berusaha menegakkan ukhuwah dengan cara yg luar biasa

  2. bob says:

    untuk ketabahannya maka samir quntar layak disejajarkan dengan nelson mandela…bahkan munkin lebih…keep fighting brother

  3. denjaka syiah says:

    AssaultRiflenya, short CAR15 with heavy barrel, atau M4. menunjukkan korbannya adalah Sayeret SFIDF, yg katanya SF ranking no 2. Hizbullah warriors are the best warriors in the world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s