Gaza: Karbala yang Berulang

gazaza 

Semua orang tahu bahwa satu peristiwa sejarah yang sama persis mustahil berulang. Di sana sini pasti ada perbedaan. Tapi, lantaran ada serangkaian hukum tak berubah yang menguasai alam, maka sejarah tampak seperti berulang-ulang.

 

Perbedaan-perbedaan kecil sering membuat orang lupa pada gambaran besar: kemenangan dan kejayaan pasti berpihak pada yang benar. Betapa pun remeh senjata orang atau kelompok yang benar, ia selalu ampuh mengalahkan musuhnya.

 

Ribuan tahun lalu di tanah Gaza, Daud melempar batu kecil, dan Goliath yang perkasa itu pun tersungkur jatuh. Goliath tertimbun sampah, dan Daud menjadi lambang perlawanan.

 

Di Karbala, darah al-Husein cucu Nabi beserta beberapa gelintir keluarga dan sahabatnya mengalahkan pedang. Ribuan pasukan musuh yang bersenjata lengkap tak mampu mengalahkan kekuatan kebenaran yang berada di pihak al-Husein. Sejarah mencatat kemenangan gemilang bagi misi al-Husein, dan kekalahan telak pada pihak Yazid. Dinasti Umayyah tutup usia tak lama setelah peristiwa itu.

 

Salah satu hukum alam adalah tekanan akan melahirkan ledakan. Semakin kuat tekanan, semakin besar ledakan. Dan karena potensi ledakan manusia itu sangat besar, maka ledakannya pun jauh lebih besar dari senjata nuklir.

 

Israel dan segenap pendukungnya di AS dan Timur Tengah lupa pada hukum di atas. Warga Gaza ditekan dari segala segi. Dan mereka siap meledakkan bom terdahsyat sepanjang sejarah, dalam waktu dekat, yang serpiahnnya akan menghantam semua sudut di dunia.

 

Sebagian orang yang mengira bahwa bangsa Yahudi itu bangsa super kini terbukti salah. Bagaimana mungkin bangsa yang cerdas tidak mengenal hukum alam, dan mengentengkan sistem pemulihan diri super canggih yang ada dalam prinsip keadilan terhadap segala upaya perusakan?!

 

Dulu Goliath menantang segenap bangsa Yahudi untuk bertarung duel satu lawan satu. Saul, pemimpin Yahudi saat itu sungguh tak mampu menghadapi tantangan Goliath hingga kemudian Daud remaja datang menawarkan diri. Di hadapan Daud, Goliath perkasa itu mampus seketika hanya dengan sebuah lemparan batu kecil tepat di kepala besarnya.

 

Ribuan tahun lampau di tanah Karbala, al-Husein cucu Nabi juga menantang puluhan ribu pasukan Yazid. Cita-cita al-Husein adalah gugur sebagai syahid di jalan kebenaran dan keadilan. Sebuah cita-cita yang pasti melahirkan kemenangan. Darahnya terbukti menjungkalkan dinasti Bani Umayyah yang dibangun dengan legitimasi agama yang menyimpang. Puluhan pemberontakan setelah peristiwa Karbala berunjung dengan menguatnya gerakan Bani Abbas yang membawa darah al-Husein sebagai bendera perjuangan. Meski akhirnya juga menyimpang dari misi utama, Dinasti Abbas berhasil mengalahkan Bani Umayyah. Ratusan tahun mereka berkuasa berkat airmata dan darah keluarga Nabi yang terbunuh di padang Karbala.

 

Kini, ribuan tahun berbilang, keadaan berulang. Warga Gaza siap menyemburkan ledakan bom solidaritas di seantero dunia. Nasib mereka yang bersama Israel akan segera berjatuhan terkena serpihan bom terbesar yang berhulu ledak di Gaza sana. Noam Chomsky sudah memperingatkan, “Kalau dunia tak berhasil menahan terorisme Israel, maka siapa yang berani bilang bahwa terorisme anti Israel bisa dicegah?!”

 

Tinggallah kini kita menunggu hukum sebab-akibat berproses secara alamiah untuk melahirkan gelombang perlawanan baru.

 

6 thoughts on “Gaza: Karbala yang Berulang

  1. Ya. Gaza adalah penjara terbesar berpenghuni terbanyak sepanjang sejarah manusia.
    Israel, telah terbukti kalah telak oleh Hizbullah, sekelompok milisi Lebanon. AS, perang sama Vietnam aja kalah. Di Irak dan Afghanistan, ribuan agen CIA tak pulang ke rumahnya, juga tentara-tentara USA mengharuskan anak2nya menjadi yatim.
    Jangan lupa, dalam hitungan minggu kemarin, AS lagi-lagi kalah telak. Bukan oleh mortir dsb, gerilyawan, atau sebuah Negara, tapi dikalahkan oleh SEPATU!
    Huh… AS tak lagi super power!

  2. ema rachman says:

    Sistem Tuhan yang teratur itu memang tak dapat dipermainkan…hukumnya jelas , siapapun dia besar kecil atau banyak dan tidaknya tak akan dapat mengubahnya…seperti dalam kisah pewayangan…selalu ditampilkan arjuna v.v rahwana
    the good v.v. the evil…yang keluar sebagai pemenang selalu yang berkorban dan kukuh mempertahankan prinsip yang fundamentalnya dan siapa yang melanggarnya pasti akan kalah…apapun bentuknya…

  3. Yap, sejarah selalu berulang-ulang pada momen dan ruang yang berbeda, tetapi kita selalu terlena dan lupa karena tipuan dunia.
    Bukankan manusia dalam kerugian, kecuali orang2 yang beriman dan beramal shaleh.
    Wallahualam

  4. Ali Z.A. Alaydrus says:

    GAZA buat saya adalah contoh yang terbaik yg Allah telah berikan…bahwa Era Amerika, yahudi & konco2nya telah berakhir..like or dislike skrg Eranya Imam Mahdi as yg kita nantikan..sekalian juga buat mrk yg suka dengan para pengkhianat kemanusiaan buru2 dah ganti perahu..Ingat perahu Imam Mahdi sebentar lagi berlabuh..lo kgk naik pasti lo kelelep…ALLAHU AKBAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s