Mufti Mesir: Syiah adalah Mazhab yang Progresif

mufti-mesir

Mufti Mesir, Ali Jum’ah, menyatakan bahwa Syiah adalah mazhab Islam. “Setiap Muslim sah menjalankan Islam sesuai dengan mazhab fiqih Syiah”.

Mufti Mesir ini juga mengingatkan mayoritas Muslim yang bermazhab Ahlus Sunnah untuk mengikuti konsep Syiah dalam ijtihad. “Syiah adalah sebuah mazhab Islam yang memiliki pola pikir yang maju dan progresif.”

Beliau menambahkan, “Kita harus mengakui bahwa para pengikuti mazhab ini telah mencapai kemajuan besar dalam banyak segi. Kita harus mengupayakan kerjasama di antara umat Islam demi keuntungan bersama.”

Syaikh Jum’ah juga menyatakan bahwa semua pihak yang mendiskreditkan Syiah adalah elemen yang patut dicurigai sebagai agen yang punya misi-misi buruk. Syaikh Jum’ah lalu mengajak para pengikut Ahlus Sunnah wal Jama’ah untuk bergandeng tangan dengan pengikut Syiah demi kemajuan dan keunggulan umat. Beliau mengimbau semua pihak untuk mengesampingkan perbedaan-perbedaan sepela yang ada di antara Ahlus Sunnah dan Syiah.

Sumber: alarabiya.net (04/02/09)

23 thoughts on “Mufti Mesir: Syiah adalah Mazhab yang Progresif

  1. rasya says:

    Salam,
    Ya sohibul fadilah mufti perlu buat banyak kajian ttg syiah ini terutama sejarah pengkhianatan syiah dlm sejarah dan kesyazan dlm mazhab fiqih dan akidah mencaci sahabat dan ummahatul mukminin.

  2. pac Styler says:

    tidak menutup mata kalau iran yg notabene sebuah negara yg mayoritas muslimnya penganut syiah sebuah negara yg berkembang pesat di bidang tekhnologi dan lainnya…tapi apa anda juga buta ustad? banyak negara yg justru bukan syiah bahkan cenderung mengingkari tuhannya yg kita sembah (menurut kita benar) lebih maju juga kok kenyataannya..seperti amerika israel swiss austria dan lain2…jgn hanya karena mereka bagian dari anda terus di puji berlebihan juga donk ..maaf kalau menyinggung

  3. alawiyin says:

    salam

    sudah saatnya umat Islam bersatu.
    dan untuk rasya coba belajar sejarah islam seperti antum menyuruh belajar sejarah kepada sohibul fadilah mufti

  4. musakazhim says:

    Sahibul Fadhilah Rasya,

    Antum sebaiknya belajar dari Mufti yang arif ini. Jangan cepat2 menyuruh orang melakukan sesuatu sementara antum sendiri belum melakukannya. Syukran.

    HE Pac Styler,

    Memang negara atau manusia tak bertuhan bisa mendapat karunia Tuhan berupa kemajuan dan sebagainya. Allah berfirman, “Wa kullun numiddu haula’i wa haula’i min ‘atha’i Rabbika. Mawa kaana ‘athau Rabbika mahzhura.” Arti bebasnya, “dan untuk semua Kami sediakan karunia, untuk mereka (di jalan benar) dan mereka (yang dijalan sesat). Sesungguhnya pemberian Tuhanmu tidak pernah terhalangi.” Jadi, semua yang bekerja keras bisa maju. Seperti juga semua pihak yang berperang bisa menang. Tapi kita sebagai manusia beriman memilih untuk maju dan menang bersama kebenaran dan di jalan pengabdian kepada Allah dan seluruh manusia.
    Dng demikian, kita tak memilih untuk asal maju, asal menang, asal senang, asal kaya, dan sebagainya. Tapi kita memilih maju dengan benar dan tanpa merampas hak2 orang, menang dengan cara yang sah dan tidak culas, senang tanpa membuat orang lain menderita, kaya tanpa merampok.

  5. Ali Z.A. Alaydrus says:

    ALLAHU AKBAR….bagi manusia yg mau berpikir jernih, yg mau menghilangkan kefanatikan buta…Insya Allah Mazhab ini adalah solusi yg paling passssssssssssss banget buat menghadapi kusutnya dunia ini ( manusia yg bikin kusut bukan Sang Penciptanya )..an aje ud resep banget ame mazhab ini

  6. Pac Styler says:

    Memang negara atau manusia tak bertuhan bisa mendapat karunia Tuhan berupa kemajuan dan sebagainya. Allah berfirman (…)

    Ini kan sebuah bukti lagi bahwa bukan karena sebuah mazhab yg mereka anut iran menjadi maju….kenapa tidak di kedepankan soal bekerja kerasnya? kenapa sepertinya tulisan di sini mengedepankan mazhab syiahnya? negara2 muslim ini memang sedang tidur skrg itu tidak dipungkiri…kebetulan negara “islam” seperti iran yg maju dan saya berpendapat karena manusianya memang pekerja keras bukan karena mazhabnya…Terima kasih

  7. Arwen says:

    Salam …

    Saya juga berfikiran “sama” dengan Pac Styler …
    Hadromout juga gak maju2 bukan karena mazhabnya lho !! Karena memang disana “salafuz zaleh” nya malez-malezzz …
    Sekali lagi … bukan alasan tawadhu lho … “Pokok” nya gak ada hubungannya antara mazhab dengan KEMALASAN !!

  8. rezana says:

    Sekedar tanggapan tentang mazhab dan progresifitasnya:
    Saya pikir, dalam konteks kejumudan mayoritas ummat Islam (di banyak negara ‘Islam’) saat ini, Syiah bukan saja mazhab yang paling progressif (dalam ilmu dan teknologi) tetapi juga revolusioner!!!. Mengapa demikian?! Lagi-lagi saya pikir karena mereka (terutama RI Iran) bermazhab Syiah. Kalau begitu, dalam konklusi sederhana, ada kaitan yang korelasional antara mazhab dan kemajuan atau kerevolusioneran. Dan tentu saja, dalam perbandingan dengan negara-negara maju yang sekuler dan atheis, mereka (Syiah in Iran) lebih beradab, sejahtera dan damai lahir-bathin. Mengapa demikian? Lagi-lagi karena faktor mazhab Syiah memang secara eksplisit demikian adanya.
    Lalu bagamaina dengan mazhab Sunni? Untuk saat ini agaknya belum ada satu profil negara yang berlandasakan mazhab ini. Tetapi mestinya mayoritas pemeluk Islam Sunni (seperti di Indonesia) akan secara langsung membangun citra progresifitas atau tidak dalam kaitannya dengan mazhab yang membentuk paradigma (cara pandang, sikap dan karakter) suatu bangsa.
    Ah, maafkan saya ustadz Musa jika berpanjang-panjang menulis tanggapan ini. Saya hanya ingin menegaskan kembali, bahwa agama dan mazhab pasti akan membentuk paradigma dengan segala implikasinya (karena itu saya cendrung ke Syiah walaupun tumbuh dan dewasa dalam asuhan Sunni)
    Terimakasih dan salam saya : rezana.

  9. Kalb al-Hussain says:

    Terlepas dari mahzab…..Iran memang sudah terbukti sebagai negara yang paling kuat memegang Islam dan paling peduli dengan keadaan umat Islam dunia.
    Tapi itu kan akibat…bagaimana dengan sebabnya? Apa yang menyebabkan Iran maju? Sangat mungkin mahzab-nya menjadi salah satu sebab, mungkin juga tidak…. Dan, apakah penyebabnya dominan?
    Rupanya, menurut mufti ini, mahzab ternyata dominan menjadi penyebab kemajuan Iran.
    Jadi….
    Ya yang punya pendapat kan di sono…kite cuman nyadur doang….
    Peace…..

  10. BElajar dari orang besar dari manapun, ya pahlawan, ya presiden, ya orang besar. Semua bermula dari keyakinan. Mau dia keyakinan salah atau benar. Tapi sebuah keyakinan mampu me-remote orang untuk berkarya. Kalo keyakinan-nya cuma standar seperti orang pada umumnya, yah maka kita akan jadi orang kebanyakan bukan orang spesial seperti yang disebut diatas. Nah, Syiah telah membuktikan menjadi sebuah keyakinan yang dahsyat untuk satu negara, masayarakat, dari anak2 sampe wanita. Sepakat dong ada konektifitas. Kalo negeri laen boleh berbangga dengan keyakinannya yang seperti itu dan akhirnya melahirkan sebuah karya hebat yaaah jangan heran, yang heran kalo Keyakinan nya udah OK, seperti Islam tapi koq zaman sekarang malah melempem gak kayak dulu. Meski bukan orang Syiah saya jadi tergerak untuk terus mendalami apa sih yang bikin Masyarakat Iran bisa begitu solid dan kompak berjuang bersama ulamanya dan bisa begitu presidennya cium tangan ame ulama. Kalo tetep kekeh dengan pendapatnya yang mengatakan tidak ada konektifitasnya, Hayo tunjukkan pada dunia tentang kita punya keyakinan begitu dahsyat yakni ISLAM. Jangan terus mau di injak-injak. JAngan termakan bujuk rayu syetan yang katanya cukup doa ajah untuk bantu Gaza. Wong Al Qurannya ajah bilang “Allah tidak akan merubah suatu kaum kalo dia tidak merubahnya” koq kekeh yah suruh berdiam diri sambil berdoa. Berdoa penting, Amal juga penting. Nah jangan alasan berdiam diri karena doa untuk saudara-saudara kita di Gaza yah. Malu ah sama Iran, Iran udah bantuin saudara2 kita di Palestina tanpa melihat Mazhab koq kita malah diam2 ajeh… Sama2 yuk ya Syiah ya Sunni bangkit untuk Palestina.

  11. abadalaabidiin says:

    mudah2 an di baca oleh mereka yg selama ini selalu bangga dg fitnah dan propaganda.inilah saatnya persatuan untuk melawan kaum zion musuh yg paling nyata.

  12. saya punya banyak kawan yang tak mengenal syi’ah,
    hinaan sering ditujukan oleh mereka.
    bukan sengaja, mungkin ini karena akses informasi..
    mereka banyak mendapatkan info-info buruk tentang syi’ah, tanpa tahu bahwa syi’ah itu begitu “besar”..

    kasihan mereka…

  13. hadi says:

    Salam Rasya

    Pengkhianatan dalam sejarah Islam mula menampakkan jatidirinya saat perebutan jabatan kepimpinan di Saqifah yg sebelumnya, berlaku saat Nabi gering dan meminta tinta dan kertas guna menulis wasiat. Tentang pencacian yg anda sebutkan itu, tanyakan sama Aisyah mengapa ia mencaci Uthman danmenyulut pembunuhannya.

  14. firman says:

    kebenaran akan tetap kebenaran meskipun banyak orang menganggapnya bthil dan begitu pula sebaliknya, kebathilan akan tetap kebathilan meskipun banyak orang yang menganggapnya benar….. yang jelas, pada akhirnya,Tuhan akan memberikan dunia ini kepada mereka yang memegang kebenaran…maka bisa kita saksikan sekarang, bahwa Tuhan mulai menunjukan kepada siapa Dia akan mewariskan bumi ini……(tentunya, bukan kepada mereka yang hanya bisa menyesatkan tanpa bisa berbuat lebih)

  15. abu al hasan says:

    Puji Tuhan, kalau Syaikh dari Mesir ini mengatakan hal tersebut dengan penuh kesabaran.

    Semoga semua makhluk mengetahui, baik dari kalangan jin dan manusia, entah Syi’ah atau Ahlussunnah, entah Sayyid atau bukan Sayyid, bahwa : madzab Imamiyah inilah yang progresif revolusioner. Sumbernya jernih, tidak pernah keruh. teladannya utuh, tidak pernah terpengaruh siaiapun atau apapun juga.

    Puji Tuhan, kami bangsa Pribumi Indonesia semenjak dulu menganut ajaran Para Imam Suci itu.tidak percaya ? lihat saja tradisi-tradisi lisan dan tulisan Islami di se antero Nusantara. Belum percaya juga ? lihat nisan-nisan di makam-makan suci para Wali dan Sulthan, yang tersebar di seluruh Indonesia.

    belum percaya lagi ? memang bebal, kudu belajar lagi .

    Salam.

  16. zara says:

    ya benar sekali…kita tidak boleh melihat mazhab ini dari aspek yang negatif sahaja sedangkan banyak lagi kebaikan dan contoh kita boleh peroleh dari mazhab ini .
    Seharusnya Islam sebagai agama yang suci harus bersatu..mana mungkin Islam perlu berpuak-puak!!! sedangkan musuh yang ketara adalah fahaman zionis..
    umat islam harus bersatu untuk menentang musuh yang utama tanpa mengira fahaman dan mazhab dalam islam….allahualam.

  17. Zainal Abidin Al-Saqaf says:

    Ayo umat Islam ! sudah seharusnya kita bersatu
    sesuai visi kita yaitu La Illahailallah Muhammad Rasullah,
    kita semua lagi berjalan menuju ke ALLAH
    dan atas dihadirkannya Muhammad Rasullah
    dan Beliau me waris kan kepada kita semua Al -Qur’an wa Itrati
    itu pertanda sudah jelas, kebenaran ada disitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s