Pengakuan2 Terakhir Saddam

Saddam

Dalam catatan-catatan interogasi agen-agen FBI dengan mantan penguasa Irak Saddam Husein, ada sejumlah informasi yang menarik untuk kita simak.

Menurut catatan itu, Saddam tak pernah meninggalkan Baghdad setelah invasi AS tahun 2003. Dia baru melarikan diri setelah ibukota itu nyaris jatuh ke tangan AS. Beberapa bulan kemudian, Saddam ditemukan bersembunyi di comberan dalam sebuah perkebunan. Menurut pengakuannnya sendiri, di tempat yg sama itulah dia bersembunyi setelah gagal membunuh PM Irak Abdul Karim Qasim tahun 1959.

Dokumen interogasi itu juga mempertegas sejumlah laporan sebelumnya bahwa Saddam secara sengaja membuat dunia percaya bahwa dia memiliki senjata pemusnah massal (WMD) yang lantas menjadi dalih utama AS menyerang Irak. Alasannya, Saddam takut terlihat lemah di hadapan Iran dan komunitas Syiah di Irak.

Saddam menolak tuduhan bahwa dia menggunakan sosok yang serupa dengannya untuk menghindar dari deteksi musuh. Alih2, dia mengindari pantauan musuh dengan meninggalkan penggunaan telepon kecuali dua kali selama lebih dari satu dekade dan selalu bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Dia tak pernah tidur di satu tempat selama dua malam berturut2. Untuk menyampaikan pesan2nya, dia selalu memakai kurir atau bertatap muka secara langsung.

Dalam interogasi itu, Saddam juga menyangkal bahwa Osama bin Laden sebagai seorang “pejuang”.

 

Advertisements

One thought on “Pengakuan2 Terakhir Saddam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s