Peradilan Sesat!

Setelah sebuah peristiwa dramatis, yang membunuh banyak orang seperti di Marriott kemarin atau teror bom Bali dulu, emosi banyak orang teraduk-aduk. Dalam atmosfir seperti itu, dalam simpati yang mendalam kepada para korban, orang membutuhkan jawaban yang pasti dan cepat.

Tapi, jawaban yang cepat seringkali tidak bertahan lama kebenarannya.

Simpati besar kepada para korban wajib diberikan dan sangat wajar orang mengungkapkan amarah dengan berbagai cara. Tapi, euforia empati seperti ini bisa menjebak.

Bahkan jika tak punya skenario sendiri, polisi/pemerintah bisa sembrono menunjuk pelaku karena tekanan dan desakan masyarakat yang besar. Bisa terjadi salah tuding.

Simpati yang besar, menurut saya, harus ditunjukkan dengan menemukan pelaku yang sebenar-benarnya pelaku sampai ke dalang yang memiliki motif sebenarnya atas suatu tindakan teror, bukan asal tunjuk.

Hanya dengan itu kita yang hidup membayar utang kepada para korban yang tewas. Di situlah peran pers dibutuhkan, bukan sebagai kompor yang sekadar membakar emosi, tapi melakukan investigasi mendalam dan mencari kejernihan sebisa mungkin.

Setiap wartawan perlu membaca buku “Peradilan Sesat” (terbitan Grafiti Pers 1984). Buku ini tidak membicarakan terorisme, melainkan berisi antologi kasus tentang orang-orang tak bersalah yang keliru dihukum (bahkan digantung) karena polisi/jaksa/ hakim harus menemukan orang bersalah di tengah desakan emosi masyarakat dan media.

Bahkan jika kita kesampingkan kemungkinan polisi/pemerintah punya agenda, kita perlu hati-hati bahwa polisi/pemerintah bisa menangkap orang tak bersalah hanya karena desakan bertubi-tubi. Orang yang ditangkap, bahkan mungkin diadili, belum tentu bersalah. Mereka hanya kambing hitam yang convenient.

Itu sebabnya pula, wartawan tidak semestinya mengamini saja versi resmi polisi dan pemerintah.

Farid Gaban

Advertisements

One thought on “Peradilan Sesat!

  1. fuad says:

    yang jadi masalah kini banyak koran yg hanya cari untung dan jauh dari idealis apalagi tanggung jawab sosial, mana yg lagi laris itu yg di beritakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s