Empat Jenis Hubungan Pasutri

Dalam al-Qur’an ada empat jenis hubungan pasangan suami-istri (pasutri). Masing2 hubungan ini merefleksikan hubungan pasutri dari sejak zaman bahela hinggi kiwari ini. Yuk kita tengok.

Pertama, hubungan saling mendukung menuju kesempurnaan dan kebaikan, seperti hubungan Muhammad dan Khadijah, serta Ali dan Fathimah. Mereka disebut dalam ayat, “Wa yuth’imunath-tha’ama ‘ala hubbihi miskinan wa yatiman wa asira.” Artinya: “Mereka memberi makan dengan suka rela pada orang miskin, anak yatim dan tawanan.” Ya Allah, jadikan aku dan istriku sebagai pasangan yang meniru mereka. Amien!

Kedua, suami-istri yang bergandengan dalam keburukan. Allah berfirman, “Tabbat yada abilahab…wamraatuhu hammalatal khathab.” Ini surah tentang Abu Lahab dan istrinya. Mengerikan. Nasib mereka sungguh sengsara di dunia, jangan tanya bagaimana di akhirat.

Ketiga, suaminya di jalan yang benar, tapi istrinya tersesat—seperti dalm kasus Nabi Nuh dan Lut.

Keempat, istrinya di jalan yang benar, tapi suaminya tidak benar—seperti dalam kasus Fir’aun dan Asiah.


 

 


Advertisements

3 thoughts on “Empat Jenis Hubungan Pasutri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s