Kecupan Kalimat untuk Pujaan Hati

SEBUAH jumbo jet dan jutaan rakyat yang mau menukar nyawanya demi satu nama. Di Tehran, Iran, saat penanggalan menunjukkan 1 Februari 1979, orang menyemut di Bandara Mehrabad sedari fajar menyingsing, tak henti-hentinya mendongak ke angkasa, menanti sebuah Air France muncul di cakrawala. Mereka berkerumun di sana sini, mengangkat banyak poster, saling berjabat tangan, sama-sama meneteskan air mata haru, seakan yang akan mereka saksikan nanti adalah Bahtera Nuh.

Continue reading